contoh soal dan pembahasan ekonomi Makro

1.                  Berikut ini adalah informasi mengenai perhitungan pendapatan nasional untuk negara X (dalam US$):
GNP:                                                               2400
Investasi swasta:                                               150
Konsumsi:                                                       1500
Pembelian pemerintah untuk
barang dan jasa:                        480
                                    Pendapatan nasional:                                      1925
                                    Pajak keuntungan perusahaan dan
                                    keuntungan yang tidak dibagi:                         160
Pembayaran pindahan kepada individu
(transfer payment):                                            260
Pendapatan dari bunga:                                      80
Pajak perseorangan:                                          300

Hitunglah:
a.       NNP, apabila penyusutan (depresiasi kapital) sebesar 5 % GNP
b.      Pajak tidak langsung.
c.       Pendapatan individu (Personal Income).
d.      Pendapatan disposibel (Disposable Income)
Jb:
a. NNP = GNP – Penyusutan(depresiasi)
           
Penyusutan  =  5% GNP
                     =5% ( 2400)
                     = 120
Maka,
NNP = GNP – Penyusutan
         =  2400 – 120
         =  2280

b. Pendapatan Nasional       =  GNP – Pajak Tidak Langsung – Penyusutan
    Pajak Tidak Langsung     =  GNP – Pendapatan Nasional – Penyusutan
                                             =  2400 – 1925 – 120
                                                = 355

c. Pendapatan Individu           = Pendapatan Nasional – Pajak Keuntungan Perusahaan dan                  keuntungan yang tak dibagi – Kontribusi untuk dana pengangguran + pembayaran pindahan kepada individu + Pendapatan pribadi dari bunga.
                                                = 1925 -160 – 0 + 260 + 80
                                                = 2105

d.  Disposible Income                  = Personal Income – Pajak Perseorangan
                                                     = 2085  -  300
                                                     = 1785

2. Dua pendekatan yang umum digunakan berbagai negara untuk menghitung     pendapatan nasional adalah pendekatan pengeluaran (expenditure) dan pendekatan pendapatan.
a.       Jelaskanlah penghitungan pendapatan nasional dengan pendekatan perbelanjaan/pengeluaran.
b.      Mengapa pendekatan pendapatan tidak setuju dengan pola berpikir pendekatan pengeluaran ?
Jb:
a.       Perhitungan pendapatan nasional dengan pendekatan pengeluaran. yaitu dengan menghitung semua pengeluaran seperti pengeluaran konsumsi, Investasi, dan  ekspor netto karena menurut pendekatan ini semua yang dikeluarkan sama dengan pendapatan ( Y=AE)
b.      Pendekatan pendapatan tidak setuju dengan pola pikir pendekatan pengeluaran karena menurut pendektan pengeluaran pendapatan itu tidak lah sama dengan yang dikeluarkan. Hal itu terjadi karena
1.      Pajak :  Pajak akan mengurangi pendapatan
2.      Subsidi: Pengeluaran akan lebih besar dari pendapatan misalnya karena mendapat BLT (Bantuan Langsung Tunai).



Ket: Perhitungan pendapatan nasional ada 3, dua diantaranya seperti yang diatas. Yang ketiga yaitu
Pendekatan Produksi: Perhitungan pendapatan nasionaldengan pendekatan produksi yaitu dengan menghitung hasil penjualan terakhir dan biasanya hasil penjualan terakhir akan sama dengan nilai tambah yang dihasilkan.
Cth:
Nama Produk
Hasil Penjualan
Nilai Tambah
Produsen
5.000
5.000
Industri pengilingan
6.000
1.000
Industri  tepung
8.000
2.000
Toko
10.000
2.000
Total

10.000

3. Pada kuartal kedua 2019, GNP Amerika Serikat sebesar 19.324,33 miliar US$ sedang GDP pada saat yang sama adalah 5.334,78 miliar US$. Apa yang menyebabkan perbedaan antara GDP dan GNP ini ?

Jb: GNP > GDP, Hal tersebut terjadi karena
      GNP =  GDP + Nilai faktor produksi netto yang diterima dari luar negeri
               =  GDP + (nilai faktor produksi yang diterima dari luar negeri – nilai faktor  produksi yang dibayarakan keluar negeri)

Jadi  yang meneyebabkan perbedaan itu adalah karena nilai faktor produksi NETTO yang diterima dari luar negeri  tinggi atau dengan kata lain nilai faktor produksi yang diterima dari luar negeri lebih tinggi dari nilai faktor produksi yang dibayarkan ke  luar negeri.
Cth: GDP = 5
        Nilai faktor produksi dari luar negeri =   2
        Nilai faktor produksi ke luar negeri    =   1
Maka ,
      GNP =  GDP + (nilai faktor produksi yang diterima dari luar negeri – nilai faktor  produksi yang dibayarakan keluar negeri)
                 =  5 + ( 2 – 1)
                 = 4 ( GNP > GDP)

4. Dalam sebuah perekonomian sederhana, CPI ditentukan hanya oleh 3 jenis komoditi, yaitu pangan, perumahan dan hiburan.  Pada tahun 2004 rumah tangga mengkonsumsi komoditi tersebut pada harga berikut:
Komoditi
Jumlah
Harga (US$/unit)
Pengeluaran ($)
Makanan
5
14
70
Perumahan
3
10
30
Hiburan
4
5
20
TOTAL

120

a.       Hitunglah CPI untuk tahun 2014, jika harga-harga yang berlaku dalam tahun 2014 adalah: pangan $ 30/unit; perumahan $ 20/unit; hiburan $ 6/unit.
b.    Hitunglah tingkat inflasi dari tahun 2004– 2014.
Jb:
a Tahun 2004
Komoditi
Jumlah
( Q0)
Harga (US$/unit)
(P0)
Pengeluaran ($)
(PQ)
Makanan
5
14
70
Perumahan
3
10
30
Hiburan
4
5
20
TOTAL

120

 Tahun  2014
Komoditi
Jumlah ( Q)
Harga (US$/unit)     (P)
 Pengeluaran ($)
(PQ)
Makanan
5
30
150
Perumahan
3
20
60
Hiburan
4
6
24
TOTAL

234

CPI 2014= 

Komentar

  1. b. Hitunglah tingkat inflasi dari tahun 2004-2014. 5. Pada sebuah negara, data GNP menurut harga berlaku dan indeks harga
    konsumen adalah seperti pada tabel berikut:

    Tahun GNP
    (triliun Rupiah)

    Indeks Harga
    Konsumen
    2010 219, 8 100,0
    2011 241, 8 101,2
    2012 278,1 105,9
    2013 317, 0 109,8
    Hitunglah:
    a. GNP ril (menurut harga konstan, 2010 = 100).
    b. Tingkat inflasi per tahun.
    c. Inflasi antara 2010 dan 2013.
    d. Tingkat pertumbuhan ekonomi per tahun.
    e. Pertumbuhan ekonomi antara 2010 dan 2013.
    6. Pada tabel berikut disajikan data hipotesis:
    Tahun GNP/Kapita ($) atas dasar harga
    berlaku (nominal)

    GDP deflator (1997 =
    100)
    1990 735 50
    2000 2.852 89
    2018 2.1035 371
    Hitunglah:
    a. GNP per kapita berdasarkan harga konstan 1997.
    b. GNP per kapita berdasarkan harga konstan 2018.

    7. Gambarkanlah model sederhana Keynes dengan langkah-langkah sebagai
    berikut:
    a. Gambarkan axis beserta garis 45o
    . b. Gambarkan garis kurva konsumsi dengan mpc = 0.30 (anda bebas
    menentukan ’autonomous consumption’).
    c. Gambarkan garis C+I, dimana I = $ 300 juta.
    d. Gambarkan C + I + G, dimana G = $ 600 juta.
    8. Konsumsi, Investasi dan Belanja Pemerintah dalam suatu perekonomian
    diketahui sebagai berikut:
    (i) Fungsi konsumsi: C = 200 + 0,75 Yd.
    (ii) Pemerintah memungut pajak 20 persen dari pendapatan nasional.
    (iii) Pengeluaran Pemerintah adalah 500 dan investasi perusahaan adalah 300.
    Dari informasi diatas:
    a. Gambarkanlah kurva Pengeluaran Agregat tiga sektor.
    b. Hitunglah pendapatan nasional pada keseimbangan.
    Bagaimanakah anggaran belanja pemerintah (surplus, defisit atau berimbang ?).
    9. Dalam perekonomian dua sektor dimisalkan sebagai berikut:
    (i) Fungsi Konsumsi: C = 400 + 0,75 Yd
    (ii) Investasi adalah: I = 600
    a. Tentukanlah pendapatan nasional pada keseimbangan. Apakah yang akan terjadi
    apabila produksi barang senilai 4500 ?
    b. Jika perekonomian berubah menjadi tiga sektor, dimana:
    (i) Pengeluaran Pemerintah = 800
    (ii) Pajak sebesar 20 % dari pendapatan nasional
    Berapakah pendapatan nasional dari perekonomian ini, dan bagaimana keadaan
    anggaran belanja Pemerintah ?
    c. Kesimpulan apa yang dapat ditarik dari perbandingan pendapatan nasional
    keseimbangan dua sektor dan tiga sektor sesuai perhitungan diatas ?
    10. Dalam perekonomian dua sektor dimisalkan sebagai berikut:

    (i) Fungsi konsumsi: C = 400 + 0.75 Yd.
    (ii) Investasi adalah: I = 600.

    a. Tentukan pendapatan nasional pada keseimbangan.

    b. Apabila produksi (Y) mencapai 4.500 apa yang akan terjadi dalam
    perekonomian?
    c. Apabila produksi (Y) turun menjadi 3.500 apa yang akan terjadi dalam
    perekonomian ?
    d. Jika perekonomian dimaksud berubah menjadi perekonomian tiga sektor,
    dimana,
    (i) Pengeluaran pemerintah, G = 800.
    (ii) Pajak 20 % dari pendapatan nasional.
    Berapa pendapatan nasional dari perekonomian ini, dan bagaimana keadaan
    anggaran belanja pemerintah (berimbang, surplus atau defisit) ?
    e. Secara grafik bandingkan keseimbangan perekonomian dua sektor dan tiga
    sektor diatas

    Bantu saya mengerjakan nya Ibu/Bapak

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lapoan Kuliah Pratek Pengabdian Masyarakat (KPPM)

Bab 1- Bab 3 Laporan PKL Manajeman Mutu CPO dan TBS

Analisis Pendapatan Keluarga Petani